Program Akselerasi Kepemimpinan Media Perempuan: Meningkatkan Kapasitas Personal dan Profesional Jurnalis Perempuan

Program ini seperti healing time selama 3 bulan. Sudah lama saya merasa lelah dan gagal. Gempa dan tsunami 4 tahun lalu di Palu ditambah pandemi Covid-19 benar-benar membuat media kami terpuruk dan banyak rencana kehidupan pribadi saya terdisrupsi”

Andi Anita Anggriany Amier pemimpin redaksi Palu Ekspres menceritakan pengalamannya mengikuti program Akselerasi Kepemimpinan Perempuan di Media WAN-IFRA – PPMN pada bulan Agustus 2022  lalu.

Dalam suasana seperti di dalam hutan yang gelap sesi-sesi bimbingan pribadi (coaching) dalam program akselerasi telah membantu Anita mendapatkan semangatnya lagi. “Saya merasa menemukan cahaya, mendapatkan semangat baru. Sebagai seorang pemimpin banyak sekali hal yang harus saya lakukan termasuk membuat keputusan dan kebijakan penting untuk semua kolega dan staf.

Setelah sukses dengan Program Akselerasi Kepemimpinan Perempuan angkatan pertama yang diikuti Anita bersama 14 pemimpin media perempuan, PPMN bersama WAN IFRA menyelenggarakan kembali program serupa untuk angkatan kedua. Peluncuran program pelatihan untuk peningkatan kapasitas personal dan karir bagi jurnalis perempuan ini dilakukan secara daring pada 26 November 2022. Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam program WIN (Women in News) Asia Tenggara yang ditujukan untuk memperkuat peran dan posisi perempuan dalam media di kawasan.

Dalam sambutan pembukaan, Direktur Asia Tenggara WIN Khin Thandar Htay menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Suara perempuan di posisi kepemimpinan kurang dari 40 persen. Untuk itu WIN mendorong mitra organisasi media untuk upaya peningkatan kapasitas dan memetakan potensi mereka yang paling signifikan,” ujar Khin.

Ditambahkannya, melalui sejumlah pelatihan yang unik, mentoring dan sesi coaching individu, WIN memberikan kesempatan bagi perempuan di media untuk mendapatkan keterampilan baru menghadapi perubahan lanskap media yang sangat cepat, dan membangun kapasitas mereka untuk memimpin dan mentransformasi organisasinya.

Khin menegaskan bahwa WAN-IFRA Women in News berkomitmen untuk menutup kesenjangan gender dalam pemberitaan. “Kami yakin ruang redaksi dan konten yang seimbang secara gender adalah kunci untuk membangun organisasi berita yang tangguh dan stabil. Untuk mendukung industri berita yang lebih sehat, lebih stabil, dan inklusif,” imbuhnya.

Direktur Eksekutif PPMN Eni Mulia menyambut baik kerjasama ini. “Sebuah kesempatan yang berharga bagi PPMN dapat bekerjasama dengan WAN IFRA. PPMN sudah bekerja sama dengan WAN IFRA sejak tahun lalu,” ujarnya. 

Berdasarkan riset mengenai keberadaan perempuan di media yang dilakukan PPMN dengan lebih 250 responden jurnalis perempuan pada 2021, terdapat tiga tingkatan yang menghambat kepemimpinan perempuan di media, pertama adalah organisasi, diri sendiri, dan sosial seperti kesempatan perempuan yang masih kecil menduduki posisi pemimpin hingga berbagai stereotype yang menghambat kemajuan jurnalis perempuan.

Eni menambahkan, dengan mengikuti program ini peserta akan mendapatkan penguatan dalam dua sisi. Pertama adalah penguatan kapasitas personal dengan mengikuti sesi coaching untuk menggali potensi diri dalam menyusun peta jalur karir dalam 3-5 tahun serta pelatihan profesional dalam hal  ketrampilan kepemimpinan berbasis gender, manajemen dan bisnis. Beberapa sesi tambahan berupa keseimbangan gender dalam konten media dan penanganan masalah kekerasan seksual juga akan diberikan untuk seluruh peserta. 

Dalam kesempatan ini, trainer Gabriel Sugrahetty akan memimpin pelatihan leadership, manajemen dan bisnis sebanyak 6 sesi dengan tema Gender Leadership; Memahami Tantangan Transformasi Media; Manajemen Ruang Redaksi untuk Digitalisasi; Manajemen Bisnis dan Keuangan; Manajemen dan Perencanaan Strategis. Sementara itu, Coach Evita Hadiz akan melakukan personal coaching untuk semua peserta sepanjang jalannya program ini hingga Maret 2023.    

Program Akselerasi Kepemimpinan Perempuan angkatan kedua diikuti oleh 14 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia yang terpilih melalui serangkaian seleksi, mereka adalah:

  • Dwi Renjani, KBR
  • Ernia Ayu Karina, IDN Media
  • Gita Pratiwi, Pikiran Rakyat
  • Glenys Octania, Kompas TV
  • Komi Kendy Setiawatty, Tribun Bengkulu
  • Malichatoen, KBR
  • Nora Putri, Jawa Pos
  • Novianti Nurulliah, Pikiran Rakyat
  • Nurleli, iNewsTV Medan
  • Sekar Cahyani, iNews Lampung
  • Silviana Ana, IDN Times
  • Sunariyah, IDN Times
  • Theodora Pramuhapsari, Jawa Pos
  • Rinda Mulyani, portallnews.id