POS-KUPANG.COM | BAJAWA – Kolaborasi sejumlah komunitas di Bajawa yang tergabung dalam `Lintas Komunitas’ mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas gender bagi ibu-ibu migran dan perantau di Langa Kabupaten Ngada.

Kegiatan yang berlangsung sejak Januari dan berakhir pada Februari 2020 itu adalah pertama kali yang menyasar khusus ibu Migran, padat materi dan diskusi, padat kegiatan dan waktu pelaksanaan.

Menjelang pelaksanaan kegiatannya, sudah diawali dengan sosialisasi yang dilaksanakan pada pekan kedua bulan Januari lalu.

Hal ini guna memberikan pemahaman kepada para ibu Migran berkaitan dengan peningkatan kapasitas gender dan kegiatan-kegiatan lainnya yang berlangsung dua pekan sekali itu.

Kordinator kegiatan, Maria Anjelin Idju Lalu, kepada POS-KUPANG.COM, menjelaskan, kegiatan kedua akhir Januari 2020 di Langa.

“Kegiatan kedua digelar, Jumat (31/1/2020) di cafe `Diskusi Kopi Isi Langa’, menghadirkan dua narasumber: Maria Dolorosa Nay dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ngada dan pendampingan Psikologi oleh Lidwina Dhiu,” ujar Maria Anjelin Idju, Minggu (2/2/2020).

Merlin Idju begitu ia akrab disapa menyampaikan peningkatan kapasitas gender ini digelar atas kolaborasi sejumlah komunitas, yakni: Kelas Inspirasi Bajawa, Komisi Migran dan Perantau Paroki Langa, Orang Muda katolik (OMK) Paroki Langa, Langa Trecking Community (LTC) Asosiasi Wartawan Ngada (Aswan), Forum Ekraf Ngada; yang didukung dan didanai Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) melalui program Citradaya Nita.

Peningkatan kapasitas gender menyasar para ibu Migran dan Perantau, digagas setelah mencermati bahwa kelompok ini masih termarginalkan karena ditinggal para suami yang sedang mencari nafkah di luar Flores (Ngada), dan diantara mereka ada juga ibu-ibu yang sudah menjanda.

“Ini menjadi salah satu alasan digelar kegiatan peningkatan kapasitas gender yang akan berlangsung hingga Februari mendatang,” ujar Merlin.

Share: