Image default
Kegiatan PPMN

Inilah Para Pemenang ExcEl Award 2019

PPMN telah mengumumkan para pemenang ExcEl Award 2019. Penghargaan ExcEL Award dipersembahkan oleh RESPECT bagi karya jurnalistik terbaik tentang Pemilu di seluruh kawasan Asia Tenggara. Selama lebih dari dua bulan sejak diumumkannya, panitia menerima lebih dari seratus karya jurnalistik yang dikirm oleh jurnalis dari Indonesia, Myanmar, Malaysia, dan Filipina.

Karya-karya saling bersaing untuk menjadi yang terbaik di empat kategori: Breaking News, Feature/In-Depth Story, Investigasi, dan Opini.

Juri yang terlibat dalam menilai karya-karya tersebut berasal dari lima negara. Mereka di antaranya, Bambang Harymurti (jurnalis senior TEMPO / Indonesia), Tessa Bacalla (mantan Direktur Eksekutif SEAPA / Filipina), Khin Maung Soe (jurnalis senior DVB / Myanmar), Prof. Cherian George (Universitas Baptis Hong Kong), dan Pravit Rojanaphruk (jurnalis senior Khaosod English / Thailand).

Berdasarkan semua syarat, ketentuan, dan kriteria kompetisi, juri meninjau semua entri dan memutuskan bahwa pemenang ExcEl Award 2019 adalah sebagai berikut:
Kategori Breaking News
Tidak ada pemenang

Kategori Investigasi
Pemenang Terbaik Kedua: Khalida Meyliza dan tim dari Kompas TV, Indonesia. Judul karya: Politik Uang dalam Vortex of Legislative Election.
Pemenang terbaik: Karol Ilagan dan Malou Manganas dari PCIJ, Phillippines. Judul pekerjaan adalah Pemilihan 2019 Mei: Bebas Penipuan? Bebas kesalahan? “Kesalahan miliaran peso: 6 dari 10 mesin untuk memverifikasi pemilih kalah, tidak digunakan sama sekali ”.

Kategori Feature/Berita Mendalam
Pemenang Terbaik Kedua: Dieqy Hasbi Widhana dari Tirto.id, Indonesia. Judul karyanya adalah Politik Masjid Pilkada DKI yang Meretakan Keluarga.
Pemenang terbaik: Arkhelaus Wisnu Triyogo dan Danang Firmanto dari Harian Tempo, Indonesia. Judul pekerjaannya adalah PPP Wajibkan Calon Legislator Setor Rp500 Juta

Juri juga memilih dua special mention. Kategori Special Mention for Feature: Agnes Theodora dan A Ponco Anggoro dari Harian Kompas, Indonesia. Judul beritanya adalah Abai dari Realitas Politik 2014.

Juri tidak menemukan pemenang pada kategori Opini Terbaik namun memilih pemenang Special Mention untuk kategori Opini yakni Brita Putri Utami dari Solider.id, Indonesia.  Judul karyanya adalah Mengapa Kita Harus Kawas Isu Difabel di Pileg 2019?

Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah sebesar USD1000 , pemenang kedua mendapatkan USD800, dan pemenang Special Mention mendapatkan USD500. Selamat untuk semua pemenang!

Artikel Terkait

Kebebasan Pers Jadi Prasyarat Pemilu Demokratis

admin

CALL FOR APPLICATIONS – Fellowship for South East Asian Journalist

admin

Menjaga Kemerdekaan Pers dengan Bisnis yang Sehat

admin

Tinggalkan Komentar

X