Wajah Besar yang Tidak Tercatat

Tribun Timur, 1 November 2014 WAJAH Abdul Azis Namu masih terpampang di beberapa spanduk berukuran
50×50 centimeter, di Jl Tamangapa Raya 3, Kelurahan Bangkala,
Kecamatan Manggala, Makassar.  Dia adalah calon anggota legislatif DPRD Makassar yang dinyatakan terpilih dari Partai Persatuan Pembangunan daerah…

Pengeluaran Gelap Para Calon

Tribun Timur, 2 November 2014 LIMA dari 50 legislator DPRD Makassar menghabiskan dana kampanye terbanyak. Mereka adalah Sangkala Saddiko (PAN), Arifin Kulle (PKPI), Mustagfir Sabry (Partai Hanura), Hamzah Hamid (PAN), dan Sahruddin Said (Golkar). Nominal dana kampanye dihabiskan, diketahui berdasarkan…

Dewan Makassar Senilai Rp 3,1 Miliar

Tribun Timur, 30 Oktober 2014 SEPTEMBER lalu, kala anggota DPRD Makassar baru saja dilantik, sebagian di antara mereka mengaku menggadaikan surat keputusannya sebagai wakil rakyat agar memperoleh uang tunai. Uang itu dibutuhkan untuk melunasi utang kampanye. Menjadi anggota dewan di…

Kursi Dewan Seharga Rp 1 M

Tribun Timur, 31 Oktober 2014 MENCALONKAN diri sebagai wakil bagi 1,6 juta rakyat Makassar butuh duit ratusan juta. “Kisaran Rp 250 jutalah. Itu paling rendah. Bahkan yang menghambur uang itu bisa sampai Rp 1 miliar,” kata Presiden Batuputih Trans Syndicate,…

Berebut Suara Jalur Keluarga

Harian Analisa, 17 Juli 2014 Pesta demokrasi di Nias Selatan (Nisel) selalu berujung masalah. Sejak Pemiu 2004, 2009, hingga pemilihan kepala daerah, kabupaten itu tak pernah luput dari berbagai kecurangan. Alih-alih semakin baik, pemilihan legislatif 2014 yang baru saja usai…

Dinasti Penguasa di Nias Selatan

Harian Analisa, 17 Juli 2014 Kabupaten Nias Selatan dengan jumlah penduduk sebanyak 364.110 cukup potensial untuk memuluskan langkah politisi mendapatkan kursi kekuasaan. Padatnya penduduk di sana membuat siapapun yang meraup suara terbanyak berpeluang lolos jadi anggota DPR. “Keluarga Dachi sangat…

Tersandera Hasrat Politik Pemilik

Koran Tempo, 18 Juni 2014 Pemberitaan sejumlah stasiun televisi dianggap menguntungkan calon presiden tertentu. DENGAN wajah kuyu, Bekti Nugroho menatap layar televisi berukuran 21 inci yang persis berada di seberang meja kerjanya. Sore itu, Senin lalu, layar televisi tersebut tengah…

Intervensi Bos Televisi Tak Kunjung Henti

Koran Tempo, 25 Juni 2014 “Media penyiaran mestinya menjaga kredibilitas dalam pemberitaan.” Raymond Rondonuwu tak bisa menutupi rasa jengkelnya. Tangannya menggenggam kertas berisi susunan isi berita Seputar Indonesia Sore. Pada Rabu, 11 Juni, produser acara Seputar Indonesia Malam itu diminta…