|
Indonesian Radio Awards 2010 |
Radio Menembus Batas: Pelopor Dalam Bisnis, Jangkauan dan Kreativitas Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki Jakarta adalah sebuah ruangan pertunjukan berkapasitas lebih dari 150 orang. Pada hari Rabu, tanggal 5 Mei 2010 ruangan ini penuh dan digegerkan oleh Indonesian Radio Awards. Pada hari itulah mereka yang berkarir dalam dunia radio siaran berkumpul; penyiar, produser, reporter, teknisi, station manager, direktur operasional, sampai direktur utama bahkan komisaris serta masyarakat pemerhati radio dari berbagai daerah di tanah air bersama-sama mengapresiasikan dunia mereka, dunia radio siaran.
| | Tidak kurang lima penghargaan tertinggi diberikan kepada mereka yang terbaik yang telah membuktikan ketekunan dan kerja keras melalui karya-karya yang telah mengudara, yaitu drama, promo program, iklan layanan masyarakat, iklan komersil, dan feature jurnalistik. Sebuah kehormatan tentunya bila mereka yang berhasil menciptakan karya-karya terbaik itu menenerima penghargaan nama besar Jusuf Ronodipuro dan Ken Sudarto. Dua mendiang yang namanya harum karena kontribusi mereka yang nyata di bidang radio. Selain itu, masih ada penghargaan untuk pencapaian seumur hidup (Lifetime Achievement Award) yang tahun ini diberikan untuk almarhum Ebet Kadarusman. Dia adalah sosok yang telah menunjukkan betapa menjadi penyiar radio adalah profesi yang serius meski tak harus selalu serius pembawaannya. Kecintaan dan loyalitasnya yang luar biasa terhadap profesi penyiar radio dibutikannya selama setengah abad bersiaran di dalam maupun luar negeri.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Bicara Bisnis Radio di Banjarmasin |
|
Kota Banjarmasin yang sohor karena industri pertambangannya menjadi tuan rumah Workshop Manajemen Pemasaran dan Penjualan bertema “Kiat Sukses Bisnis Radio” tanggal 10 - 12 Agustus 2009. Dua puluh satu station manager sampai direktur radio dari seluruh Indonesia hadir dalam diskusi dan pelatihan ketrampilan menjual di radio yang diselenggarakan oleh PPMN. Untuk membuat workshop ini menjadi lebih mendekati kenyataan, pantia dan trainer juga menyelenggarakan acara business gathering. Di ajang ini para peserta workshop bertemu muka dengan para pelaku aneka jenis bisnis produksi dan jasa untuk mengetahui serba serbi peluang kerjasama marketing di antara kedua belah pihak. Dalam sesi tersebut dibahas soal sejauh mana persepsi para pelaku bisnis terhadap radio? Kebijakan-kebijakan apa yang dikenakan dalam melakukan promosi dengan radio? Dan tentu saja rahasia dibalik keputusan memilih mitra untuk promosi. |
|
Selanjutnya...
|
|
ADFEST 2009 Lebar Lebar Buka Mata & Hati |
Ciut! Begitu kesan pertama saya sesaat setelah masuk ke ruangan besar Pattaya Exhibition and Convention Hall (PEACH), Royal Cliff Beach Resort Hotel, Pattaya, Thailand, tempat berlangsungnya Adfest 2009, pada 19 – 21 Maret, silam.
Bagaimana nggak? Tokoh-tokoh iklan kelas berat nyaris ada semua: Sir John Hegarty yang dapat gelar kebangsawanan dari Kerajaan Inggris karena pengabdian lebih dari 40 tahun di industri advertising, terus Piyush Pandey gurunya iklan India, Suthisak Sucharittanonta jagoan kreatif dari Thailand, dan nama-nama lainnya yang selama ini cuma bisa saya dengar lewat cerita atau baca dari majalah-majalah advertising. Belum lagi lihat karya-karya kreatif yang dipajang sepanjang Hall… halah! Langsung minder berat. Berasa jauh banget sama karya yang selama ini sudah saya buat. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 4 |