Telusur Pemilu berisi kumpulan hasil karya para jurnalis peserta pelatihan dan penerima fellowship “Liputan Investigatif Pemilu” yang diselenggarakan PPMN bekerja sama dengan The Asia Foundation periode 2013-2014. Puluhan jurnalis dan media mengikuti program ini dan menghasilkan 30 liputan investigatif tentang kasus-kasus Pemilu (Pemilihan Kepala Daerah, Anggota Legislatif dan Presiden) yang dimuat di berbagai media di seluruh Tanah Air.

Cetak

  • 1
  • 2

Online

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Radio

Sindu Dharmawan, KBR Jakarta
Saga, 20-21 Agustus 2014

Ketika sidang gugatan dugaan kecurangan Pemilu Presiden dibuka di Mahkamah Konstitusi, Prabowo berorasi. Katanya, suara Prabowo nol di ratusan saksi, dan itu mestinya tidak mungkin terjadi. Mungkin Prabowo lupa kalau di Sampang, suara Jokowi nol. Apa yang terjadi di sana? Reporter KBR, Sindu Dharmawan datang ke sana untuk mencari tahu.

Sasmito, KBR Jakarta
Saga, 11-12 Agustus 2014

Pemilu tahun ini adalah Pemilu ketiga di era Reformasi. Tapi rupanya masa kebebasan belum dirasa betul oleh para Pegawai Negeri Sipil. Di Jombang, Jawa Timur, para PNS dikerahkan, diduga untuk memenangkan caleg dari Partai Golkar di Pemilu Legislatif April lalu. Bagaimana mobilisasi itu dilakukan? Reporter KBR, Sasmito menelusurinya.

Eni Muslihah, kontributor KBR di Lampung
Saga, 23 Agustus 2014

Selagi Mahkamah Konstitusi menggelar sidang gugatan Pemilu Presiden 2014, Ketua KPU Daerah Lampung sudah mendekam di penjara selama lebih dari sebulan. Ia terbukti menerima suap dari salah satu peserta caleg, lewat perantara seorang sopir. Bagaimana pola transaksi ini dilakukan? Simak penelusuran yang dilakukan oleh kontributor KBR di Lampung, Eni Muslihah.

Taufik Hidayat, RRI Sintang
Warta Berita, 27 Agustus 2014

Banyak yang mengatakan, Pemilu Legislatif bulan April lalu menjadi ajang pertarungan politik uang yang paling parah dibandingkan Pemilu sebelumnya. Salah satu modus yang muncul adalah mendulang suara lewat sistem a la MLM. Satu orang menjadi perekrut untuk mencari suara, lantas uang baru dibayarkan setelah suara pasti masuk. Sistem pascabayar macam begini ditemukan juga di Sintang, Kalimantan Barat. Bagaimana cara kerjanya? Reporter RRI Sintang, Taufik Hidayat menelusurinya.

Zainudin Syafari, Global FM Lombok
Catatan Khas Redaksi Global, 26 Juli 2014

DPRD NTB tahun ini hanya memiliki enam anggota legislatif perempuan. Jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan jumlah caleg perempuan yang mendaftar, yaitu 300 orang. Para caleg perempuan yang gagal mengatakan pihak penyelenggara Pemilu curang, ada penggelembungan suara, juga politik uang sehingga mereka terjegal. Reporter Global FM Lombok Zainudin Syafari mengikuti perjalanan para caleg perempuan mencari suara mereka yang hilang.

Iqbal Saputra, KBR Antero
Antero Peristiwa, 18 Agustus 2014

Indonesia sudah punya Presiden terpilih begitu Komisi Pemilihan Umum menetapkan hasil hitung manual. Tetapi Pemilu Legislatif yang berlangsung sejak April lalu di Aceh, hasilnya masih terkatung-katung. Pasalnya, sembilan partai politik menolak hasil Pemilu di kabupaten yang dulu adalah basis Gerakan Aeh Merdeka (GAM). Kenapa? Berikut penelusuran Iqbal Saputra.

Televisi

Maria Utami, Jogja TV
Seputar Jogja Special, 31 Agustus 2014

Pemilihan umum anggota legislatif dan pemilihan presiden telah usai. Namun persoalan penanganan politik uang dalam Pemilu seakan masih menjadi PR karena lemahnya regulasi. Reporter Jogja TV, Maria Utami beserta tim, berupaya mengupas dugaan politik uang yang sempat menjerat Hanafi Rais, caleg dengan perolehan suara terbanyak di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mercylia Tirayoh, Kompas TV
Berkas Kompas, 2 Juni 2014

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mewajibkan partai politik melaporkan dana kampanye sebagai bagian proses transparansi dalam pesta demokrasi. Reporter Kompas TV, Mercylia Tirayoh bersama timnya menelusuri beberapa nama penyumbang dana kampanye partai berdasarkan laporan yang diterima KPU. Fakta yang ditemukan cukup menarik, ada nama yang tertera sebagai penyumbang dana ternyata mengaku namanya dicatut.

 

 Untuk liputan investigasi tahun 2013, sila klik tautan berikut

telusurpemilu