Memperkuat Karya Jurnalistik Dengan Penggunaan Data di Era Digital

logo e ppmn‘Memperkuat Karya Jurnalistik  Dengan Penggunaan Data di Era Digital’ adalah kelas online interactive 10 pekan dengan pengajar utama dan para pengajar ahli di bidangnya. Pelatihan ini bertujuan untuk mempertajam keterampilan jurnalisme termasuk teknis penulisan, penggunaan data dan statistik, proses pengambilan keputusan menyangkut etika jurnalistik, mengecek kebenaran kabar dan fakta secara jujur dan memberitakannya dalam berbagai jenis format media.

Seluruh pelatihan dilakukan dalam Bahasa Indonesia. Setiap peserta yang dinyatakan lulus akan menerima sertifikat dari e_ppmn dan Poynter.

SEKILAS PROGRAM
e_ppmn Indonesia’s First Online Journalism Training adalah kegiatan terbaru Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN). Sebuah terobosan baru memanfaatkan teknologi baru untuk meningkatkan ketrampilan dan profesionalisme jurnalis di Indonesia. Program ini mengadaptasi system pendidikan interaktif online Poynter News University (www.newsu.org), St. Petersburg, Amerika Serikat dan didukung oleh European Journalism Center - EJC (www.ejc.nl)

Selengkapnya: Memperkuat Karya Jurnalistik Dengan Penggunaan Data di Era Digital

Angkatan I - 10 sesi

1(14 Januari): PENGENALAN PROGRAM DAN TUGAS AKHIR
Pertemuan online pertama berisi introduksi mengenai garis besar sepuluh sesi program, perkenalan dengan tim pengajar, dan detail pencapaian yang akan dituju dalam tugas akhir. Peserta akan diperkenalkan dengan contoh-contoh tulisan yang diperkaya dengan interpretasi data dan statistik. Topik tulisan yang akan menjadi tugas akhir tiap peserta akan mulai didiskusikan pada sesi ini.

2(21 Januari): ETIKA DAN DASAR-DASAR  JURNALISME, PELIPUTAN DAN PENULISAN BERITA – PENGAJAR TAMU 1
Pertemuan kedua akan mendiskusikan soal etika dan dasar-dasar jurnalisme. Tema ini sangat penting karena menyangkut soal kredibilitas informasi atas sebuah laporan. Yang membedakan jurnalisme dan beragam informasi atau tulisan yang beredar di media social adalah praktik dalam mengolah data berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme. Atas dasar prinsip-prinsip itu, kredibilitas sebuah laporan jurnalistik dibangun. Dalam sesi ini kita akan bertemu dengan PENGAJAR TAMU, seorang wartawan senior, yang sangat memahami soal etika dan jurnalisme.

3(28 Januari): PROSES MENULIS YANG BAIK
Stuck. Mentok. Dua kata itu biasanya menjadi keluhan bagi banyak penulis. Ide dan kata-kata tiba-tiba buntu. Adakah teknik yang mampu mengatasi persoalan yang sering dialami para penulis tersebut? Ada. Sesi ketiga ini akan mendiskusikan soal metodologi dalam proses menulis. Peserta akan mengenal metodologi proses menulis yang baik dan mendapatkan sejumlah tips untuk mengatasi sejumlah hambatan yang umum dialami para penulis.

4(4 Februari): JURNALISME ONLINE – PENGAJAR TAMU 2
Semua orang bisa menulis. Tapi, apakah sama menulis untuk media cetak dan menulis untuk dipublikasikan secara online? Adakah hal-hal khusus yang perlu dipertimbangkan pada media online? Pada sesi ini kita akan berkenalan dengan sebuah genre baru jurnalisme: jurnalisme online atau jurnalisme digital. Peserta akan mendiskusikan soal ini dengan seorang PENGAJAR TAMU, seorang praktisi media online yang sangat memahami seluk beluk di bidang ini.

5(11 Februari): MENGGUNAKAN DATA RISET DAN STATISTIK – PENGAJAR TAMU 3
Fakta adalah hal yang suci dalam jurnalisme. Isi dari setiap laporan adalah fakta. Data adalah juga fakta. Sejauh mana seorang wartawan mampu mengeksplorasi data, apakah dalam bentuk tabel, statistik, atau beragam deretan angka yang kerap dianggap memusingkan untuk dipahami? Data mungkin sering dianggap merepotkan, terutama saat harus mendapatkan dan mengelolanya. Padahal, data sesungguhnya merupakan strategi dan modal pokok bagi keberhasilan seorang penulis khususnya dalam reportase investigasi.  Seorang  PENGAJAR TAMU yang  amat berpengalaman dalam mengolah data untuk memperkuat laporan, akan berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan peserta.

6(18 Februari): KARAKTERISTIK MEDIA DAN KEKUATANNYA
Laporan tidak melulu disajikan dalam bentuk teks. Kita berada dalam sebuah dunia baru yang memungkinkan penyajian laporan dalam beragam platform. Teks hanyalah satu cara. Ada beragam cara dan peluang lain: video, audio, grafis, foto. Pada sesi ini peserta akan mengenal karakteristik aneka platform multimedia, kekuatan dan kelemahannya. Laporan yang ditampilkan dalam beragam platform pasti akan lebih atraktif untuk disimak.

7(25 Februari): NETIQUETTE  – PENGAJAR TAMU 4
Digitalisasi membawa perubahan besar dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Aspek sosial interaksi kita menjadi sangat berubah. Berbagai aspek kehidupan pun menjadi sangat lain di banding di masa lalu ketika internet belum ada. Pengguna internet Indonesia tumbuh dengan pesat. Internet yang identik dengan cyberspace atau dunia maya ini seolah menjamin kebebasan perilaku dan tutur kata kita. Media sosial memang merefleksikan kebebasan berpendapat atau bersikap, tapi sesungguhnya kita tidak benar-benar bebas. Kesalahan dalam bersikap dapat berakibat fatal. Kita harus memahami  panduan berperilaku di dunia baru ini. Sesi ini akan mengupas tuntas soal “etika pergaulan” di ruang cyber atau netiqutte. Seorang PENGAJAR TAMU, seseorang  yang sangat paham seluk beluk etika di dunia cyber, akan menjadi narasumber.

8(4 Maret): TANYA-JAWAB TUGAS AKHIR
Sesi ini akan membahas aneka pertanyaan terkait penyelesaian tugas akhir.

9(11 Maret): SOSMED MARKETING – PENGAJAR TAMU 5
Media sosial kini menjadi realitas baru masyarakat kita. Hampir semua pengguna internet di Indonesia memiliki setidaknya satu akun di media sosial. Kerumunan baru di media sosial adalah peluang bagi para pemasar produk. Seorang penulis di era digital ini dituntut pula untuk memahami bagaimana tulisan mereka seharusnya didistribusikan. Content is the king, but distribution is God. Media sosial adalah ruang dan peluang distribusi itu. Bagaimana kita memahami media sosial sebagai sebuah pasar? Untuk menjawab pertanyaan itu, peserta akan berdiskusi dengan PENGAJAR TAMU, seorang ahli di bidang social media marketing.

10(18 Maret): EVALUASI PROGRAM
Pada sesi terakhir ini kita akan bertukar pikiran untuk mengevaluasi seluruh program yang telah berjalan. Peserta dapat menyampaikan aneka catatan atas program yang berlangsung yang kelak berguna bagi penyelenggaraan kelas berikutnya.  Para pengajar juga akanmenyampaikan kemajuan tiap peserta setelah mengikuti sembilan sesi program ini. Sertifikat akan dikirimkan ke alamat masing-masing peserta.

Trainer

  • Patar Simatupang +

    Course Producer

    Patar Simatupang adalah produser pelatihan “Memperkuat Karya Jurnalistik dengan Penggunaan Data di Era Digital”.  Ini adalah pelatihan online pertama yang diselenggarakan PPMN.  Karir kewartawanannya dimulai sebagai reporter di Liputan 6 SCTV. Patar pernah menjadi “Program Development and Training Manager” selama 6 tahun  untuk program “BBC World Trust” di School for Broadcast Media (SBM) Jakarta.

    Patar menyelesaikan pendidikannya di Universitas Negeri Medan, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Dia melanjutkan studi di Columbia Academy, School of Radio and Television (sekarang VanArts), jurusan Broadcast Performing Arts dan di University of Northern British Columbia, jurusan Business Management. Keduanya di Kanada.

  • Johanes Heru Margianto +

    Primary Instructor

    Johanes Heru Margianto, biasa dipanggil Heru, adalah wartawan kompas.com. Ia termasuk generasi awal wartawan online di Indonesia. Ia bergabung di kompas.com sejak tahun 2000. Heru menyelesaikan studi S1 di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, S2 di Paramadina Graduate School, dan mengikuti kursus tentang jurnalisme online dan multimedia di Berlin, Jerman. Saat ini Heru adalah Wakil Redaktur Pelaksana di kompas.com. Ia juga mengajar jurnalistik di Universitas Bakrie, Jakarta, dan aktif menjadi trainer untuk bidang jurnalisme online dan multimedia di sejumlah institusi.

  • Pepih Nugraha +

    Netiquette Instructor

    Pepih Nugraha adalah Redaktur Pelaksana Kompasiana. Ia adalah sosok yang menggagas dan mengasuh Kompasiana, blog social terbesar di Indonesia dengan ratusan ribu anggota yang pertamakali muncul pada 2009.

    Setelah lulus dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran pada 1990, Pepih bergabung dengan Harian Kompas sebagai staf di Pusat Informasi Kompasdan kemudian bergabung dengan tim redaksi. Pepih kini sibuk dengan segudang aktivitas yang terkait dunia digital. Ia kerap diminta memberi pelatihan atau menjadi juri seputar dunia jurnalistik, menulis, "ngeblog" dan media warga serta menulis buku-buku  seputar dunia itu. Pepih rutin bicara seputar topic etika tulis menulis di era digital di Kompas video dalam program "Pep Talk".

  • Heri Susanto +

    Data & Research Instructor

    Heri Susanto adalah Direktur Riset Kata Data (www.katadata.co.id), media online yang menyajikan berita dan riset di bidang ekonomi dan bisnis. Ia bertanggungjawab untuk publikasi, penelitian, dan informasi grafis yang diterbitkan katadata. Ia merangkai deretanangka, statistik dalam bentuk data menjadi informasi grafis yang ringan, menarik dan mudah dicerna.

    Berpengalaman 16 tahun di dunia media dan penelitian dengan spesialisasi di bidang ekonomi, Heri pernah mengomandani Rubrik Ekonomi dan Bisnis di Koran Tempo dan Majalah Tempo. Ia juga pernah menggawangi rubrik yang sama di media online viva.co.id. Di bidang riset, Heri sempat bekerja sebagai peneliti di Independent Research and Advisori Indonesia (IRAI) sebelum akhirnya mendirikan Katadata.Sebagai jurnalis,  Sarjana lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menerima berbagai penghargaan jurnalistik dari dalam dan luar negeri.

  • Suwarjono +

    Online Journalism Instructor

    Alumni Fisipol UGM ini telah lama menggeluti dunia jurnalistik. khususnya media online. Pada kongres ke-9 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bukittinggi 2014 lalu, ia dipercaya memimpin organisasi beranggotakan 2000 jurnalis. Pria kelahiran Yogyakarta, 5 Juli 1972 ini, tengah mengemban media baru, menjadi pemimpin redaksi Suara.com.

    Kiprah jurnalis sambung menyambung sejak bergabung di Tabloid Berita Mingguan Paron pada tahun 1996-1998, Tabloid Perspektif 1998-2000, reporter hinggga korlip Detikcom 2000-2006, pendiri portal berita Okezone.com di bawah grup MNC, sekaligus menjadi Redpel 2006-2008, pendiri Vivanews.com (viva.co.id) dan Redpel 2008-2014, dan kini menjadi Pemimpin Redaksi Suara.com.

    Berbagai pelatihan training, workshop baik dalam dan luar negeri telah diikuti, pelatihan pengorganisasian Serikat Pekerja di Colombo oleh IFJ, investigatif reporting di Philipina, dan workshop pengelolaan media internet di Australia. Menjadi penguji UKJ, memberikan berbagai pelatihan terkait pengorganisasian serikat pekerja, etik hingga aktif menjadi pembicara seminar terkait media online.

  • Nezar Patria +

    Ethics in Reporting Instructor

    Nezar Patria adalah Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia (digital). Pernah menjadi wartawan di MBM Tempo (1999-2008), lalu ikut terjun ke jurnalisme online dengan mendirikan portal berita VIVA.co.id (2008-2014). Lulus dari Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta (1997) untuk bidang filsafat politik, lalu meraih MSc untuk studi politik dan sejarah internasional di London School of Economics (LSE) Universitas London (2007). Mengikuti berbagai pendidikan jurnalisme antara lain Investigative Journalism di School of Media and Communication, Universitas Perh, Australia (2003). Saat ini menjadi anggota Dewan Pers (2013-2016) mewakili unsur wartawan.

  • Dhenok Pratiwi +

    Socmed Marketing Instructor

    Dhenok Pratiwi bekerja di Change.org sebagai communication associate sejak 2013 hingga saat ini. Setelah lulus dari Jurusan Ilmu Komunikasi UGM pada 2012, Dhenok bergabung di The Jakarta Post sebagai reporter. Ketertarikannya pada dunia jurnalistik dan sastra sudah terlihat sejak kuliah. Semasa kuliah Dhenok sudah menginjakkan kaki di Detik.com, dan mengasuh Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Cerpen-cerpennya sempat dimuat dalam antologi Kalimantan dalam sastra, dengan Korrie Layun Rampan sebagai editor dan penggagas antologi tersebut. Sekarang dia tengah fokus dalam bidang aktivisme digital. Sebelum di Change.org, Dhenok aktif di Public Virtue Institute, sebuah lembaga nirlaba yang bergerak dalam aktivisme berdemokrasi melalui media digital.

  • 1

Like Us

Alamat

Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara
Jl. Utan Kayu Raya No. 68, Jakarta Timur, Indonesia
Tel: +(021) 859 03865, Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.