FELLOWSHIP UNTUK JURNALIS PERSOALAN BURUH MIGRAN

 

buruh-migranPengantar

Persoalan buruh migran Indonesia seakan tidak pernah selesai. Sejak dulu sampai sekarang masalah untuk para penghasil devisa negara ini tidak pernah surut. Padahal setidaknya Rp 70 triliun dihasilkan per tahun untuk negara dari kerja keras sekitar 6,5 juta buruh migran Indonesia di seluruh dunia. Menurut data LSM Migrant Care sepanjang tahun 2014 saja laporan buruh migran bermasalah lebih dari 1 juta orang, sekitar 400 orang di antara jumlah itu sudah meninggal dunia atau menghadapi ancaman hukuman mati.

Selengkapnya: Fellowship Untuk Jurnalis Persoalan Buruh Migran

Catatan Akhir Hasil Liputan Investigasi Buruh Migran

yuhoIsu buruh migran merupakan isu penting. Setidaknya, ada 6 juta warga negara Indonesia yang bekerja sebagai buruh migran di sejumlah negara.  Kegagalan negara menciptakan lapangan kerja yang cukup adalah satu penyebabnya. Perlindungan negara kepada mereka compang-camping, sehingga cerita kekerasan dan diskriminasi terhadap buruh migran tak pernah usai.

Tugas media massa, mengangkat isu penting ini menjadi liputan menarik, dalam konteks menyajikan isu buruh migran memikat perhatian publik, dan membangun kesadaran bersama. Itulah sebabnya, media massa perlu lebih banyak memberitakan isu ini. Setiap usaha untuk meningkatkan kualitas pemberitaan isu buruh migran, perlu didukung.

PPMN bekeja sama dengan Ford Foundation berusaha mendorong media massa meliput dan menghasilkan karya jurnalistik berupa laporan mendalam tentang aspek hak asasi manusia pada isu buruh migran. 

Calo TKI Bertebaran di Bogor

Moratorium Gagal Lindungi Buruh Migran

Moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dikeluarkan pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla sepertinya gagal melindungi pahla- wan devisa di dalam nege- ri. Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat misalnya, calo- calo bertebaran memburu calon tenaga kerja, meski perusahaan pengerah jasa tenaga kerja tak lagi bero- perasi di sana.

Di Kabupaten Bogor, banyak Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang tak lagi beroperasi.
Seperti, PT Amrita Mahesa Prima. Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) berhenti beroperasi dari kawasan Gunung Putri Bogor sejak pertengahan Agustus 2014.

Rantai Calo Lilit TKI Jawa Timur

Tekong mengintai buruh migran Jawa Timur sejak hendak ke luar negeri hingga balik lagi ke kampung.  Jaringan mereka masuk semua lini. Kisah pedih menimpa banyak TKI.

Nurhadiya (29) sedang bersantai di rumah mungilnya di Desa Kedung Gebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Ia sedang asyik bersenda gurau dengan putri kesayangan  dan beberapa kerabatnya. Nurhadiya adalah anak Sukaini (54) yang saat ini bekerja di Malaysia sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) atau pembantu rumah tangga. “Keluarga sebenarnya tidak mengizinkan. Tapi ibu tetap berangkat,” kata Nurhadiya,

Surat Ijin Keluarga Sering Disalahgunakan

Banyaknya Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang berangkat dengan paspor kunjungan wisata (melancong) dan akhirnya bekerja di negara tujuan menjadi permasalahan bangsa dan negara. Ketika WNI di luar negeri menemui masalah, WNI ini menjadi WNI Bermasalah (WNIB), WNI yang melebihi batas waktu kunjungan - overstay (WNIO) dan Tenaga Kerja Indonesia tidak berdokumen resmi (TKIU) menjadi permasalahan baru yang harus ditangani oleh negara termasuk proses penampungan dan pemulangannya.

Menurut Jon Levi dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Medan, pencari kerja seharusnya tidak

Artikel Selanjutnya...

Halaman 1 dari 3